Senin, 14 Maret 2011

Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental

Perkembangan kesehatan mental dipengaruhi oleh dua tokoh perintisnya, yaitu Dorothea Lynde Dix dan Clifford Whittingham Beers. Kedua tokoh ini banyak mendedikasikan hidupnya dalam bidang pencegahan gangguan mental dan pertolongan bagi orang-orang miskin dan lemah. Dorthea Lynde Dix lahir pada tahun 1802 dan meninggal dunia pada tanggal 17 Juli 1887. Ia adalah seorang guru di Massachussets, yang menaruh perhatian terhadap orang-orang yang mengalami gangguan mental. Sebagian perintis (pioneer), selama 40 tahun Ia berjuang untuk memberikan pertolongan terhadap orang-orang yang mengalami gangguan mental agar dapat diperlakukan secara lebih manusiawi.

Usahanya mula-mula diarahkan pada para pasien di rumah sakit. Kemudian diperluas kepada para penderita gangguan mental yang dikurung di penjara. Pekerjaan Dix ini merupakan faktror penting dalam membangun kesadaran masyarakat umum untuk memperhatikan kebutuhan para penderita gangguan mental. Berkat usahanya yang tak kenal lelah, di Amerika serilkat didirikan 32 rumah sakit jiwa, Ia layak mendapat pujian sebagai salah seorang wanita besar di abad 19.

Pada tahun 1909, gerakan kesehatan mental secara formal mulai muncul. Selama dekade 1900-1990 beberapa organisasi kesehatan mental telah didirikan, sepert: American Social Hygiene Associatin (ASHA), dan American Federation for Sex Hygiene.

Perkembangan gerakan-gerakan dibidang kesehatan mental ini tidak lepas dari jasa Clifford Whittingham Beers (1876-1943). Bahkan, karena jasa-jasanya itulah, Ia dinobatkan sebagai ”The Founder Of The Mental Hygiene Movement”. Ia terkenal karena pengalamannya yang luas dalam bidang pencegahan dan pengobatan gangguan mental dengan cara yang sangat manusiawi.

Dedikasi Beers yang begitu kuat dalam kesehatan mental, dipengaruhi juga oleh pengalamannya sebagai pasien dibeberapa rumah sakit jiwa yang berbeda. Selama di rumah sakit, Ia mendapatkan pelayanan atau pengobatan yang keras dan kasar. Kondisi seperti ini terjadi, karena pada masa itu belum ada perhatian terhadap masalah gangguan mental, apalagi pengobatannya.

Setelah dua tahun mendapatkan perawatan dirumah sakit Ia mulai memperbaiki dirinya, dan selama tahun terakhirnya sebagai pasien, Ia mulai mengembangkan gagasan untuk membuat suatu gerakan untuk melindungi orang-orang yang mengalami gangguan mental. Setelah Ia kembali dalam kehidupan yang normal (sembuh dari penyakitnya), pada tahun 1908 Ia menindaklanjuti gagasannya dengan mempublikasikan sebuah tulisan autobiografinya sebagai mantan penderita gangguan mental, yang berjudul ”A Mind That Found It Self”. Kehadiran buku ini disambut baik oleh Willian james, sebagai seorang pakar psikologi. Dalam buku ini, Ia memberikan koreksi terhadap program pelayanan, perlakuan atau ”treatment” yang diberikan kepada para pasien di rumah sakit - rumah sakit yang dipandangnya kurang manusiawi. Disamping itu Ia melupakan reformasi terhadap lembaga yang diberikan perawatan gangguan mental.

Beers meyakini bahwa penyakit atau gangguan mental dapat dicegah atau disembuhkan. Selanjutnya Ia merancang suatu program yang bersifat nasional dengan tujuan:

1. Mereformasi program perawatan dan pengobatan terhadap orang-orang pengidap penyakit jiwa.

2. Melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat agar mereka memiliki pemahaman dan sikap yang positif terhadap para pasien yang mengidap gangguan atau penyakit jiwa.

3. Mendorong dilakukannya berbagai penelitian tentang kasus-kasus dan pengobatan gangguan mental.

4. Mengembangkan praktik-praktik untuk mencegah gangguan mental.

Program Beers ini ternyata mendapat respon positif dari kalangan masyarakat, terutama kalangan para ahli, seperti Wlliam James dan seorang Psikiatris ternama, yaitu Adolf Mayer. Begitu tertariknya terhadap gagasan Beers, Adolf Mayer menyarankan untuk menamai gerakan itu dengan nama ”Mental Hygiene”. Dengan demikian, yang mempopulerkan istilah ”Mental Hygiene” adalah Mayer.

Belum lama setelah buku itu diterbitkan, yaitu pada tahun 1908, sebuah organisasi pertama, didirikan, dengan nama ”Connectievt Society For Mental Hygiene”. Satu tahu kemudian, tepatnya pada tanggal 19 Februari 1909 didirikan ”National Commitye Siciety For Mental Hygiene”, disini Beers diangkat menjadi sekretarisnya. Organisasi ini bertujuannya:

  1. Melindungi kesehatan mental masyarakat
  2. Menyusun standar perawatan para pengidap gangguan mental
  3. Meningkatkan studi tentang gangguan mental dalam segala bentuknya dan berbagai aspek yang terkait dengannya.

Terkait dengan perkembangan gerakan kesehatan mental ini, Deutsch mengemukakan bahwa pada masa dan pasca Perang Dunia I, gerakan kesehatan mental ini mengkonsentarsikan programnya untuk membantu mereka yang mengalami masalah serius. Setelah perang usai, gerakan kesehatan mental semakin berkembang dan cakupan garapannya meliputi berbagai bidang kegiatan, seperti : pendidikan, kesehatan masyarakat, pengobatan umum, industri, kriminologi, dan kerja sosial.

Secara hukum, gerakan kesehatan mental ini mendapatkan pengukuhannya pada tanggal 3 Juli 1946, yaitu ketika presiden Amerika Serikat menandatangani ”The National Mental Helath Act”. Dokumen ini merupakan bluprint yang komprehensif, yang berisi program-program jangka panjang yang diarahkan untuk meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat.

Beberapa tujuan yang terkandung dalam dokumen tersebnut itu meliputi:

  1. Meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat Amerika Serikat, melalui penelitian, inevetigasi, eksperimen penanganan kasus-kasus, diagnosis dan pengobatan.
  2. Membantu lembaga-lembaga pemerintah dan swasta yang melakukan kegiatan penelitian dan meningkatkan koordinasi antara para peneliti dalam melakukan kegiatan penelitian dan meningkatkan kegiatan dan mengaplikasikan hasil-hasil penelitiannya.
  3. Memberikan latihan terhadap para personel tentang kesehatan mental

Pada tahun 1950 organisasi kesehatan mental terus bertambah, yaitu dengan berdirinya ”National Association For Mental Health” yang bekerjasama dengan tiga organisasi swadaya masyarakat lainnya, yaitu ”National Committee For Mental Hygiene”, ”National Mental Health Foundation”, dan ”Psychiatric Foundation”.

Gerakan kesehatan mental ini terus berkambang, sehingga pada tahun 1975 di Amerika serikat terdapat lebih dari seribu tempat perkumpulan kesehatan mental. Dibelahan dunia lainnya, gerakan ini dikembangkan melalui ”The World Federation For Mental Health” dan “The World Health Organization”

definisi kesehatan mental

Definisi Kesehatan Mental

Istilah Kesehatan Mental diambil dari konsep mental hygiene, kata mental berasal dari bahasa Yunani yang berarti Kejiwaan. Kata mental memilki persamaan makna dengan kata Psyhe yang berasal dari bahasa latin yang berarti Psikis atau Jiwa, jadi dapat diambil kesimpulan bahwa mental hygiene berarti mental yang sehat atau kesehatan mental.
Kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari keluhan dan gangguan mental baik berupa neurosis maupun psikosis (penyesuaian diri terhadap lingkungan sosial).

Minggu, 21 November 2010

cara, sarana, jenis hubungan, dan perangkat yang dibutuhkan untuk terhubung ke internet

Cara, Sarana, Jenis hubungan dan Perangkat yang Dibutuhkan Untuk Terhubung Ke Internet

Internet merupakan sebuah kemajuan teknologi yang telah menghancurkan paradigma lama bahwa untuk berkomunikasi dan memberikan informasi ke suatu tempat yang jauh, membutuhkan waktu yang lama untuk dilakukan. Sejarah internet berawal dari sebuah perusahaan yang bernama (ARPA) yang didirikan oleh departemen pertahanan amerika, melakukan sebuah research untuk menghubungkan komputer-komputer agar dapat melakukan komunikasi secara transparan melewati jaringan-jaringan yang saling terhubung dan perwujudan dari pengembangannya dibagunlah jaringan yang mampu mengirimkan node yang digunakan untuk menghindari serangan nuklir pada periode perang dingin. Saat ini, banyak pihak yang turut terlibat pada proses berkembangnya internet seperti ISP, pemerintah,browser,dan para pengguna internet.

Agar komputer terhubung dengan internet, dibutuhkan dua peralatan pendukung, yaitu, software dan hardware. Hardware seperti modem merupakan alat untuk mengirim dan menerima sinyal pada komputer sehingga memungkinkan komputer-komputer terhubung satu dengan yang lain sedangkan software berfungsi untuk mendukung hardware salah satu contohnya adalah pembuatan ’screen’ yang berisi tombol tombol pengatur koneksi.


Pada tanggal 6 agustus 1991 lahirlah sebuah teknologi baru yaitu world wide web hasil dari perkembangan teknologi internet. World wide web merupakan teknologi yang dikembangkan oleh tim barners-lee untuk mengakses dan membagi informasi dengan menggunakan berbagai jenis komputer. Dengan menggunakan bahasa html segala macam jenis data diterjemahkan, lalu dipindahkan ke internet sehingga dapat ditemukan oleh browser dan dikases oleh internet user. Kehadiran teknologi hyperlink yang seolah-olah menjadi pintu untuk memasuki sebuah website, memudahkan internet user membagi link kepada internet users lain agar mereka dapat mengakses halaman per halaman dari web tersebut dengan mengklik link yang telah diberikan.


Munculnya world wide web turut mengubah tatanan masyarakat khususnya dalam bidang sosial dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bidang perdagangan, boomingnya internet user membuat banyak pemilik modal memanfaatkan moment tersebut untuk membuat website komersial berdomain(dot com). Web site tersebut umunnya bergerak dalam bidang perdagangan dan jasa sebagai contohnya adalah amazon.com yang menjual barang-barang non organic keperluan sehari-hari seperti pakaian,mainan,gadget dan lain-lain. Dengan adanya website tersebut memudahkan para internet user dalam bertransaksi tanpa harus pergi ke shooping center. Keberadaan web site.com tersebut juga tidak terlepas dari sistem pembayaran secara on-line yang terus berkembang saat ini. Salah satu website yang menyediakan jasa pembayaran secara online yaitu paypal.com.


Tidak semua website dibuat dengan tujuan komersil, ada juga webiste yang yang dibuat untuk tujuan membagi informasi secara gratis kepada internet user. website seperti youtube adalah salah satu website non comersil. Di youtube kita dapat mendownload film secara gratis. Film-film yang dijual di amazon.com juga ada disana, namun film-film yang ada di youtube tidak selengkap dan sebaik qualitas film-film yang dijual pada web site amazon.com. terkadang gambar-gambar yang blur sering dijumpai pada film gratisan. Tidak hanya itu youtube juga menjadi salah satu web site revolusioner yang memungkinkan kita melihat video secara on-line di internet.


Pada bidang sosial, perubahan terlihat dalam tata cara besosialisasi di masyarakat. Dengan hadirnya website sosial networking seperti facebook mematahkan cara bersosialisasi konvensional yaitu dengan menampakan badan dan datang kerumah sanak keluarga atau krabat yang ingin diajak untuk berkomunikasi. Dengan facebook kita dapat berkomunikasi melalui message, menulis di wall atau chating, tidak hanya itu kondisi merekapun dapat diketahui dari status yang ditulis. Ditingkat yang lebih canggih, ada pula website yang menyediakan sarana komunikasi dengan menggunakan video chat atau video call—skype salah satunya. Dengan menggunakan peralatan webcam yang ada pada pc, komunikasi dapat dilakukan secara peer to peer.

Anonimitas dalam Penggunaan Aplikasi Internet

Forum internet merupakan fasilitas yang tersedia di internet, dan penggunanya dapat berdiskusi. Forum berbasis internet ini sudah dikenal sejak tahun 1995, dan fungsinya mirip bahkan lebih baik dari papan buletin dan milis internet yang sudah ada sejak tahun 1980-an. Perasaan komunitas virtual sering muncul pada fourm-forum yang memiliki anggota tetap. Teknologi, permainan komputer, dan politik merupakan tema paling populer yang menjadi pokok bahasan forum internet, tetapi masih banyak lagi topik-topik lainnya. Forum anonim menawarkan anonimitas secara penuh atau anonimitas semu, memperbolehkan pengiriman secara anonim. captcha, otentikasi email, dan tripcode merupakan cara-cara yang diterapkan untuk mencegah serangan spam pada forum-forum anonim. Anggota yang terdaftar di forum memiliki hak yang lebih baik, misalnya kemampuan untuk menyunting kirimannya sendiri, memulai topik, mengontrol pengaturan dan akses ke profil pengguna lain. Anggota diindentifikasikan dengan nama pengguna (username) yang unik. Profil umumnya memiliki gambar berupa avatar dan blok tanda tangan yang ditambahkan pada akhir setiap kiriman. Anggota juga memiliki hak untuk mengirim pesan pribadi ke pengguna lainnya. Terkadang anggota terdaftar juga memiliki hak untuk menghapus kiriman sebelumnya dan menutup topik yang dibuatnya.

Selasa, 19 Oktober 2010

cybersex

CYBERSEX

Selain mengubah gaya hidup, teknologi juga mengubah cara orang menikmati seks. Melalui internet manusia bisa memenuhi kebutuhan biologisnya. Inilah realitas kehidupan manusia modern sekarang.

Internet adalah salah satu media komunikasi, informasi dan edukasi yang dapat dinikmati oleh siapa saja untuk mengakses dunia. Internet telah merevolusi cara kita dalam berkomuniaksi yang menembus jarak, ruang dan waktu. Dunia nyata kini berganti menjadi dunia maya. Salah satu wacana dalam internet adalah wacana seksualitas. Untuk wacana yang satu ini merupakan wacana yang cukup memiliki banyak peminat dari seluruh dunia, hingga mengembangkan sebuah aktifitas internet yang disebut dengan chatting. Kegiatan ini terus berkembang sampai akhirya muncul trend baru lagi yang disebut dengan istilah cyber sex.

Cyber sex adalah hubungan erotis yang terjadi di alam maya. Banyak sarana yang disediakan di alam maya untuk melakukan chatting. Seiring perkembangan teknologi, fasilitas untuk terbang ke alam maya pun ikut berkembang. Dulu tampilan chatting room hanya sederhana, kini tersedia berbagai pilihan background, dari musik, web cam sampai layanan internet phone membuat pelanggan internet merasa lebih nyaman dan betah. Cyber sex bukan hanya sekedar chatting tetapi juga ada kaitannya dengan melihat gambar ataupun video porno yang ada di internet.

Hal ini tidak terlepas dari industri internet seks dari berbagai situs porno yang menyediakan layanan khusus untuk berhubungan seksual jarak jauh. Ditambah lagi dengan fasilitas web cam, para pecinta cyber sex juga dapat berinteraksi dan menikmati tubuh lawan bicaranya. Banyak yang menganggap cybersex adalah kegiatan yang semestinya tak harus dilakukan, karena sex melalui dunia maya tidak melibatkan perasaan emosional. Tapi bagi mereka yang suka berselancar di dunia maya untuk mencari segala sesuatu yang berbau seks ini merupakan salah satu dari fantasi seksual mereka.

Secara sederhana ada dua jenis cyber sex, pertama dilakukan pasangan resmi, kedua dengan wanita penghibur. Dengan adanya teknologi internet, pelaku bisnis seks tidak perlu lagi menjual wanita nyata cukup secara visual. Untung yang diperoleh pun tak jauh berbeda.

Menurut A. Kasandra Putranto seorang pengamat psikologi, ada dua faktor yang menyebabkan seorang wanita menjadi penghibur alam maya. Pertama faktor finansial. Kekurangan uang membuat orang mudah lupa dengan nilai agama dan sosial. Hal seperti ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pria. Kedua faktor ekshibisionis. Wanita ekshibisionis adalah wanita yang suka memperlihatkan hal yang tidak wajar pada kepada orang lain. Bahkan wanita seperti ini mau tidak dibayar, bagi mereka memperlihatkan hal tidak wajar pada orang lain merupakan satu kesenangan tersendiri.

Tanpa disadari di balik kesenangan ekshibisionis tersimpan nilai buruk yaitu menjatuhkan derajat diri didepan umum. Secara hukum, wanita ekshibisionis mungkin tidak mendapat sanksi, namun secara budaya mendapatkan sanksi sosial yaitu stigma buruk, bahkan hisa dikucilkan dari lingkungan.

Mengacu pada psikologi, pria yang suka cyber sex adalah tipe pria yang suka berpetualang seks. Ciri pria seperti ini tidak mudah puas, selalu berimajinasi dan tidak puas pada satu titik. Selain suka melihat gambar bergerak, pria penggemar cyber sex juga suka melihat foto-foto porno. Efek negatif dari pria penggemar cybersex adalah kecanduan yang akan melalui beberapa tahap, yaitu:

• Kecanduan, pengguna internet awalnya merasa tertarik terhadap materi-materi pornografi. Lama-kelamaan, mereka selalu memiliki keinginan untuk kembali mendapatkan lebih banyak materi pornografi lain, begitu seterusnya.
• Eskalasi, seiring dengan waktu, seorang pacandu cyber sex memerlukan materi-materi yang lebih hot untuk dapat memuaskan rasa kecanduan mereka
• Desentisasi, materi-materi sebelumnya yang awalnya dianggap tabu, ilegal, menjijikkan atau amoral akhirnya dapat diterima bahkan dianggap umum.
• Kecenderungan untuk melakukan aktifitas seksual online ke dunia nyata.

Akibat dari kecanduan adalah hidup menjadi tidak produktif. Para pecandu cyber sex bisa merasa tidak berdaya untuk meninggalkan perilaku konsumtifnya. Hal ini membuat kehidupan mereka menjadi tidak teratur. Pada tahap lebih fatal, pecandu cybersex lebih senang masturbasi dengan komputer dibandingkan dengan berhubungan seksual nyata. Pada kondisi tertentu ingin merealisasikan seks maya ke dunia nyata. Bagi yang sudah berumah tangga, sebagian istri tidak suka dengan suami yang kecanduan cybersex karena ini dianggap sebuah pelecehan atau perselingkuhan. Walau tidak melakukan kontak fisik, tapi terjadi interaksi rasa yang menimbulkan gejolak. Ketika berhubungan seksual dengan istri yang ada dalam pikiran bukan istri, tapi wanita lain.

Banyak pertanyaan yang muncul mengenai teori apa yang mendasari seseorang bisa menjadi seorang pecandu cyber sex. Teori yang bisa mengaitkan hal ini yaitu teori yang merupakan sifat internet itu sendiri yang dapat menjadi sesuatu untuk memudahkan terjadinya kecanduan cyber sex adalah ACE teori. ACE merupakan singkatan dari Anonymity (tak dikenal), Convenience (kenyamanan) dan Escape (pelarian). Apabila seseorang sudah mendapati gejala seperti ini maka untuk menjadi seorang pacandu cyber sex sangat mungkin terjadi.

Banyak yang harus diperhatikan jika ingin menilai kelayakan cybersex, antara lain:
• Norma sosial
• Jumlah populasi penduduk yang memiliki komputer
• Kepemilikan komputer yang bisa on line
• Jumlah masyarakat yang mengakses internet secara bebas (termasuk mengakses

(cyber sex).

Bila jumlah pemilik komputer dan pengakses cyber sex melebihi penduduk yang tidak memiliki komputer, termasuk mengakses cyber sex berarti keberadaan cyber sex sudah mulai diterima oleh masyarakat,” tutur Kassandra.

Mengacu pada populasi dunia, tingkat kesadaran manusia terhadap teknologi sudah mulai tinggi, termasuk cybersex. Jadi, wajar atau tidaknya suatu fenomena sosial tergantung pada kondisi sosial dan populasi. Secara psikologi pria yang suka mengakses cybersex bukan suatu penyimpangan atau mengalami gangguan jiwa. Cybersex merupakan suatu hal yang wajar. Perlu diketahui penilaian psikologi bukan berdasarkan satu negara tapi dunia.

Tidak ada aturan yang melarang mengenai cybersex, baik dari sisi hukum dan undang-undang maupun dari sisi psikologis. Jadi cybersex bebas dilakukan selama masih dalam batas kesadaran dan tanpa paksaan terhadap apapun. Cybersex masih tergantung pada norma dan aturan yang berkembang pada kelompok masyarakat.

Sekarang tinggal individu yang bisa memilah mana yang baik dilakukan dan sesuai batas kewajaran. Internet merupakan sebuah sarana berkomunikasi dan mencari informasi yang diinginkan.

E-commerce

E-commerce

Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.

Sementara itu Kalakota dan Whinston mendefinisikan E-Commerce dari beberapa perspektif, yaitu:
1) dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman informasi, produk/jasa, atau pembayaran melalui jaringan telepon, atau jalur komunikasi lainnya;
2) dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan work flow;
3) dari perspektif pelayanan, E-Commerce adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang; dan
4) dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui internet dan jaringan jasa online lainnya.

Selanjutnya Yuan Gao dalam Encyclopedia of Information Science and Technology (2005), menyatakan E-Commerce adalah penggunaan jaringan komputer untuk melakukan komunikasi bisnis dan transksaksi komersial. Kemudian di website E-Commerce Net, E-Commerce didefinisikan sebagai kegiatan menjual barang dagangan dan/atau jasa melalui internet. Seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis praktis diaplikasikan disini, seperti customer service, produk yang tersedia, cara pembayaran, jaminan atas produk yang dijual, cara promosi dan sebagainya.
Seluruh definisi yang dijelaskan di atas pada dasarnya memiliki kesamaan yang mencakup komponen transaksi (pembeli, penjual, barang, jasa dan informasi), subyek dan obyek yang terlibat, serta media yang digunakan (dalam hal ini adalah internet).

Perkembangan teknologi informasi terutama internet, merupakan faktor pendorong perkembangan e-commerce. Internet merupakan jaringan global yang menyatukan jaringan komputer di seluruh dunia, sehingga memungkinkan terjalinnya komunikasi dan interaksi antara satu dengan yang lain diseluruh dunia. Dengan menghubungkan jaringan komputer perusahaan dengan internet, perusahaan dapat menjalin hubungan bisnis dengan rekan bisnis atau konsumen secara lebih efisien. Sampai saat ini internet merupakan infrastruktur yang ideal untuk menjalankan e-commerce, sehingga istilah E-Commerce pun menjadi identik dengan menjalankan bisnis di internet.

Pertukaran informasi dalam E-Commerce dilakukan dalam format dijital sehingga kebutuhan akan pengiriman data dalam bentuk cetak dapat dihilangkan. Dengan menggunakan sistem komputer yang saling terhubung melalui jaringan telekomunikasi, transaksi bisnis dapat dilakukan secara otomatis dan dalam waktu yang singkat. Akibatnya informasi yang dibutuhkan untuk keperluan transaksi bisnis tersedia pada saat diperlukan. Dengan melakukan bisnis secara elektronik, perusahaan dapat menekan biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan pengiriman informasi. Proses transaksi yang berlangsung secara cepat juga mengakibatkan meningkatnya produktifitas perusahaan.

Dengan menggunakan teknologi informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan untuk dapat memberikan respon. Penggunaan E-Commerce dapat meningkatkan efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam bersaing.

NETIQUETTE

NETIQUETTE adalah etika berinternet. Aslinya dua kata yang dijadikan satu, yakni networks dan etiquette. Sebelum internet lahir, kata netiquette tentu belum ada. Orang mengartikan sebagai berprilaku sesuai etiket saat tersambung ke jaringan internet, entah itu saat kita berinteraksi di forum, mailing list, maupun blog. Ternyata, ada etiket yang sejatinya harus dipegang oleh siapapun yang sedang berada di jaringan internet saat mereka berinteraksi. Bagaimana rupa netiquette itu? Prinsipnya sama seperti etiket atau sopan santun pada umumnya, hanya saja ranahnya di dunia maya!

NETIQUETTE merupakan etika dalam menggunakan internet. Internet sebagai sebuah kumpulan komunitas, diperlukan aturan yang akan menjadi acuan orang-orang sebagai pengguna Internet, dimana aturan ini menyangkut batasan dan cara yang terbaik dalam memanfaatkan fasilitas Internet.

Sebenarnya Nettiquette ini adalah hal yang umum dan biasa, sama halnya dengan aturan-aturan biasa ketika kita memasuki komunitas umum dimana informasi sangat banyak dan terbuka.

Beberapa aturan yang ada pada Nettiquete ini adalah:
  1. Amankan dulu diri anda, maksudnya adalah amankan semua properti anda, mungkin dapat dimulai dari mengamankan komputer anda, dengan memasang anti virus atau personal firewall
  2. Jangan terlalu mudah percaya dengan Internet, sehingga anda dengan mudah mengupload data pribadi anda. ada baiknya anda harus betul-betul yakin bahwa alamat URL yang anda tuju adalah dijamin keamanannya.
  3. dan yang paling utama adalah hargai pengguna lain di internet, caranya sederhana yaitu :
  • Jangan biasakan menggunakan informasi secara sembarangan, misalnya plagiat.
  • Jangan berusaha untuk mengambil keuntungan secara ilegal dari Internet, misalnya melakukan kejahatan pencurian no kartu kredit
  • Jangan berusaha mengganggu privasi orang lain, dengan mencoba mencuri informasi yang sebenarnya terbatas.
  • Jangan menggunakan huruf kapital terlalu banyak, karena menyerupai kegiatan teriak-teriak pada komunitas sesungguhnya.